Monday, August 8, 2011

[FF] The Law of Ueki 1

Halooo :D hem ehm saya balik dengan fanfict! setelah mengulang anime TLoU dan baca komik the law of ueki... jadi kepengen bikin fanfictnya. hehe, rencana mau dimasukin ke fanfiction.net tapi... ntar deh! hehe :) oke, R&R! *kayak di fanfiction.net aje*

(My first) The Law of Ueki Fanfict

Cast: Kousuke Ueki, Ai Mori, Rinko Gerrad, Seiichiro Sano, Hideyoshi, Robert Hydn

Rate: T

Genre: Drama/Romance/Hurt

Disclaim: The Law of Ueki punya-nya Fukuchi Tsubasa!

Sudah lewat hampir 10 tahun, semenjak seorang gadis berambut Aqua ini mengalami kejadian paling tidak terlupakan di hidupnya. Pertarungan merebut kursi dewa. Ah, sudah lama sekali. Saat itu, Mori merasakan banyak hal. Sedih, Senang, haru, arti persahabatan, pengorbanan, keadilan, dan juga... cinta. Ai tersenyum mengingatnya. Ini semua berkat anak bermuka polos tidak ada dua, Kousuke Ueki. Ai masih ingat sekali namanya. Ah, siapa yang bisa melupakan nama dari seorang laki-laki bodoh tapi mengesankan seperti Ueki?

Ai duduk di meja belajarnya sambil tersenyum-senyum sendiri. Tangannya menggenggam erat sebuah bingkai foto. Fotonya dengan keempat sahabatnya. Rinko, Sano, Hideyoshi dan... Ueki. Foto ini diambil setelah mereka pulang dari langit. Setelah itu, mereka terpisah.

Ai yang memang satu SMP dengan Ueki, setelah lulus, mereka tidak pernah bertemu lagi. Yang ia ingat hanya kata-kata Ueki saat kelulusan, “Aku tidak tahu kita akan bertemu lagi kapan. Kau tahu bakat yang kupilih, kan Ai?”

Saat itu Ai benar-benar percaya dengan perkataannya. Tapi... jika 10 tahun begini... apakah mereka akan bertemu lagi? Apakah Ueki masih mengenalnya? Ai menghembuskan napas kecewa. 10 tahun bukan waktu yang singkat, kan? Apalagi anak bodoh seperti Ueki! Kemungkinan 90% ia akan melupakan wajah gadis aqua ini! Ai memandang lekat foto Ueki 10 tahun lalu.

“Dasar bodoh! Awas saja jika melupakan wajahku!”

Ai terdiam. Wajahnya berpaling, menatap ke keluar jendela. Menerawang,

“Kousuke Ueki... kau baik-baik saja? Bagaimana ya tampangmu setelah lewat 10 tahun?”

***

“Ai! Kiriman untukmu!”

Suara berat ayahnya membuat mata Ai yang setengah mengantuk karena membaca buku, terbuka lebar. Dengan malas, Ai melangkah keluar kamarnya menuju ruang TV. Disana ayahnya, yang tampak sudah tua itu menggenggam amplop berwarna emas. Eh? Apa itu? Tanya Ai dalam hati.

“Apa itu, Ayah?”

“Tidak tahu. Sepertinya undangan” ayah Ai mengangkat bahu tanda tidak tahu. Ai meraih amplop yang agak besar itu. Menatapnya sebentar, dan mengucapkan terima kasih pada ayahnya.

Firasat Ai menjadi sedikit tidak enak memengang amplop ini! Apakah ini undangan pernikahan... Ueki?! Ah, jika itu terjadi memangnya Ai bisa apa? Menyatakan perasaannya pada Ueki pun tidak pernah. Tunggu! Memangnya aku suka si rambut semak itu?! Ai menggelengkan kepalanya.

Dengan satu tarikan napas, ia membuka amplop itu. Dadanya tidak bisa berhenti berdegup. Tangannya sedikit bergetar. Jujur, Ai takut sekali jika apa yang ia pikirkan tadi menjadi kenyataan.

“Eh? Ini...”

Senyum Ai tidak bisa ditahan lagi. Kebahagiaan menjalar ke seluruh tubuhnya. Ia tidak sanggup menahan kebahagiaannya, juga setengah percaya.

“Ya ampun! Hahaha!” Ai menaruh undangan pernikahan itu perlahan di atas mejanya.

“Sepertinya aku harus membeli gaun baru...” Ai meninggalkan kamarnya. Sinar matahari menyinari undangan pernikahan itu.

Seiichiro Sano & Rinko Gerrard.

***

Ai bingung apa yang akan ia pakai untuk pergi ke pernikahannya Sano dan Rinko. Sungguh diluar dugaan, sahabatnya yang dulu sering sekali bertengkar kini sudah menjadi suami-istri? Ai sedikit iri.

Akhirnya, Ai memutuskan untuk memakai dress berpotongan selutut dengan renda dibawahnya, berwarna putih. Juga pita berwarna aqua di tengah bajunya. Tidak lupa, kacamata kesayangan Ai. Kacamata. Jadi teringat lagi kejadian 10 tahun lalu.

“Ai, mau kemana?” tanya Ibu Ai, yang sedang duduk sambil menonton TV.

“Ibu tahu Rinko dan Sano? Mereka menikah!” lagi-lagi Ai tidak bisa menyembunyikan kebahagiannya. Ibunya tersenyum, lalu mendekati Ai,

“Kenapa rambutnya diikat?” Ai menyentuh rambutnya. Ah, rambut Ai sekarang memang panjang, tidak pendek seperti dulu. Ia juga sering mengikatnya.

“Ai-chan itu cantik jika rambutnya di urai begini...” ibu Ai melepas ikat rambut Ai. Ai terdiam.

“Memangnya kau tidak mau menyusul Rinko dan Sano?” kata-kata ibunya itu membuat Ai menoleh,

“Eh? Maksud ibu apa?”

“Tidak apa-apa. Ai sudah besar, kan? Ai pasti mengerti”

Ai menaiki taksi yang sudah dipesannya, lalu melambai pada ibunya. Sepanjang perjalanan, Ai memikirkan terus perkataan ibunya. Menyusul Rinko dan Sano. Terlintas wajah Ueki dipikiran Ai. Ai tersentak. Ia menggelengkan kepalanya kuat, Apa yang kau pikirkan sih, Ai Mori! Kenapa si kepala hijau itu yang kau pikirkan. Kau tidak boleh berharap padanya...

Ai memaki dirinya sendiri. Tapi, hati memang tidak bisa berbohong. Rasa iri ini begitu hebat, hingga terasa nyeri di hati. 10 tahun, Ai menunggu. Tapi ia sendiri tidak tahu orang yang ditunggu itu dimana, masih hidup atau tidak, Ai tidak tahu.

Ai bodoh. Setetes air mata Ai jatuh. Buru-buru ia menghapusnya. Buat apa menangisi orang yang tidak jelas keberadaannya? Ya kan?

Tapi, kenapa air mata itu terus keluar?

***

Gadis berambut aqua itu membasuh wajahnya. Matanya kini terlihat merah dan sembab karena di taksi ia menangis. Ai menyesal menangis, menangisi orang bodoh itu! Ai mengeluarkan kotak bedak dari tas kecilnya, untuk menyamarkan matanya yang sembab.

Semangat, Ai! Kau itu datang untuk menemui Rinko dan Sano yang menikah! Kau harusnya juga bahagia dong, Ai.

Ai melangkah keluar dari toilet. Belok ke kenan, dan ia melihat pintu besar. Di depan pintu besar itu bertuliskan, Seiichiro Sano & Rinko Gerrard Wedding. Ai tersenyum melihatnya. Ia pun memasuki pintu besar itu, dan di dalam sudah ramai.

“Ai-chaaaan!” Ai menoleh saat mendengar nada suara yang begitu ceria, Ai langsung tahu itu siapa. Walaupun sudah lewat 10 tahun, ia tidak bisa melupakan pemilik suara secerah matahari ini.

“Hideyoshi!” Ai merasa sangat bahagia. Ia begitu merindukan sosok yang satu ini!

“Ai-chan! Sungguh, aku merindukanmu! Ya tuhan, kau kemana saja selama ini?” tanya Hideyoshi. Ai menatap wajah Hideyoshi yang sedikit lebih tampan dari dulu. Apalagi tubuhnya dibalut dengan jas formal begitu. Ai tidak bisa menahan senyumnya,

“Aku tetap disini kok! Kau yang kemana! Hahaha. Hideyoshi, kau berubah”

“Kau juga, tahu, hei Ai-chan. Oh ya, mana si rambut jabrik hijau itu?”

Pertanyaan yang sama dengan Ai. Apa Ueki tidak diundang? Sano dan Rinko tidak mungkin tidak mengundang Ueki, kan?

“Maksudmu... Ueki? Aku juga tidak tahu,” nada bicara gadis aqua ini berubah. Hideyoshi menatap Ai iba, turut sedih. Semua orang juga begitu. Merindukan sosok si kepala hijau.

“Dasar orang bodoh! Dari dulu sampai sekarang memang tidak berubah ya? Oh, ya, Mori! Sudah lihat Rinko dan Sano? Mereka sangat cocok!”

Ai mengangkat kepalanya. Oh ya! Sano dan Rinko! Kenapa ia bisa melupakan pasangan itu ya? Ini kan pernikahannya. Ai tersenyum,

“Aku belum lihat! Hideyoshi, terima kasih. Kalau begitu, aku kesana dulu ya”

“Oke. Kalau kau mencariku, carilah aku di tempat makanan, ya! Hehehe”

Hideyoshi tidak berubah. Selalu ceria.

***

Rinko mengedarkan matanya ke seluruh ruangan. Menunggu seseorang. Sano yang sedang tersenyum kepada tamu undangan yang datang merasa risih karena istrinya itu sama sekali mengacuhkan tamu.

“Nyonya Seiichiro! Kau sedang melihat apa?”

“Aduh, Sano-kun... mana sih Ai-chan? Aku kan rindu sekali padanya! Kau yakin kan alamatnya tidak salah?” raut wajah Rinko sangat cemas. Sano juga berpikir begitu. Mana ya, Ai? Dia juga merindukan sosok itu.

“Tidak kok, alamatnya benar. Tunggu saja, Rinko. Aku yakin ia pasti datang”

“Benarkah?”

“Mm.” Sano mengangguk. Semoga, Ueki juga datang. Dasar orang bodoh, kenapa tidak ada kabar begitu? Sano berharap dan memaki Ueki di hatinya.

***

“R-rinko-chan!!” Ai tidak dapat menahan pelukannya saat bertemu dengan Rinko. Begitu juga Rinko, melihat kepala orang berwarna aqua ia sudah menggebu-gebu.

“Aku tahu kau pasti datang!”

“Tentu saja, Rinko-chan!”

“Hai, Ai Mori! Lama tidak bertemu, ya?” Sano menghampiri kedua wanita itu. Ai melepaskan pelukannya. Ia menatap Sano. Wah, Sano juga terlihat berbeda. Ia sangat dewasa, mapan, dan juga tampan. Ai merindukan mereka berdua!

“Sano! Rinko! Selamat ya! Aku tidak percaya kalian akan sejauh ini...” Ai memeluk mereka berdua. Sano terkekeh,

“Aku juga tidak tahu kenapa aku bisa menikah dengan wanita satu ini!”

“Oh, ya, Ai. Kau tidak bersama Ueki?” tanya Rinko. Ai terdiam sebentar. Pertanyaan yang sama.

“U-ueki? Eh, tidak. Aku tidak bersamanya.”

Rinko dan Sano bertatapan. Rinko menggenggam tangan Ai,

“Ai-chan...”

“Tenang saja, Rinko! Sano! Jika aku bertemu dengannya, aku akan memukulnya berkali-kali!” Ai berusaha ceria. Tapi, dalan hatinya, ia memang ingin melakukan itu.

“Eh, wakilkan aku ya~!” kata Sano cepat. “Aku juga!” Rinko menimpali.

1, ditambah 2 pukulan dari Rinko dan Sano, apakah cukup untuk menyadarkan si bodoh itu bahwa semua orang ingin tahu keadaannya? Keberadaannya? Ai Mori rasa itu tidak cukup.

***

Ai mengedarkan seluruh pandangannya pada tamu yang muncul dari pintu masuk. Berharap laki-laki berambut hijau datang. Tapi, sudah hampir 3 jam Ai disini sosok itu belum juga kelihatan.

“Ai Mori” Ai menoleh. Ia mendengar suara berat seseorang... ah, bukan. Itu bukan Ueki. Tapi...

“Eh? R—robert? Robert Hydn, benar kan?”

“Ya. Lama tidak ketemu ya” Robert dengan gaya luxury-nya mendekati Ai dengan segelas white wine di tangannya.

“Oh, ya. Lama tidak bertemu” Ai sedikit kikuk, karena ia tidak terlalu dekat dengan Robert ini. Apalagi, Robert ini kan mantan musuhnya.

“Sepertinya... kau mencari dia ya? Aku, Hideyoshi, 2 pasangan itu... juga sama. Menunggu sosoknya.” Kata-kata Robert 100% benar. Ai menoleh pada Robert. Robert mengembangkan senyumnya,

“Wakilkan aku untuk memukulnya, ya?”

Ai mengangguk sambil tersenyum.

***

1 jam lewat, dan sosok yang ditunggu banyak orang itu tidak juga datang! Ai sampai pegal! Apalagi ia memakai highheels. Ai menghembuskan napasnya. Apakah sebaiknya ia pulang saja? Ai menatap jam tangannya. Hampir jam 12 malam. Tamu undangan memang masih banyak, tapi tidak sebanyak jam sebelumnya.

Ai melangkahkan tubuhnya keluar gedung. Mungkin, memang bukan takdirnya bertemu dengan Ueki. Ah, bakatnya itu. Mungkin bakat kosong Ueki itu sudah tidak bisa berfungsi lagi. Ai menatap langit malam. Air matanya turun dengan sendirinya.

“Maaf, apa benar ini gedung pernikahan Rinko dan Sano?” seseorang menghampiri Ai yang sedang tertunduk sambil mengelap air matanya. Bodoh, menangis di saat seperti ini.

Tanpa menatap orang yang bertanaya itu, Ai menjawab, “Benar. Masuk saja kedalam”

“Oh, terima kasih ya!”

Orang itu pun berlalu. Ai mendongakkan wajahnya. Tunggu. Ai merasa aneh. Ia merasa... Ueki ada di dekatnya. Tapi... dimana? Ai mengedarkan pandangannya. Ia menatap punggung orang yang bertanya padanya tadi. Rambutnya hijau... seperti Ueki...

Mata Ai melebar. Sosok itu hilang.

Itu... Ueki!

***

Ai berlari dengan susah payah menuju kembali ke dalam gedung. Tidak salah lagi, orang itu Ueki! Siapa lagi yang mempunyai rambut hijau jabrik selain Ueki? Ai mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan. Sosok itu tidak bisa Ai temukan.

Ai menoleh ke arah kiri. Punggung itu, sosok itu... terlihat lagi. Ai berlari lagi. Mengejar sosok itu. Ai berlari susah payah. Kakinya sakit karena terlalu lama berdiri. Kakinya sakit karena lecet memakai highheels.

Brugh. Ai terjatuh. Lututnya terasa nyeri. Sosok itu hilang lagi. Ai tidak bisa menahan tangisnya lagi. Ai menangis. Ditengah kerumunan tamu undangan. Tapi... tidak ada yang peduli. Ai juga tidak peduli. Yang Ai inginkan saat ini hanyalah Ueki. Hanya melihat wajahnya yang tersenyum saja itu lebih dari cukup.

***

Ai menapakkan kakinya pada rumput hijau di luar gedung pernikahan. Sepatunya ia tinggalkan didalam, biar saja terseret, atau terinjak orang lain. Ai sudah tidak peduli. Ai menatap kakinya yang merah-merah itu.

“Sialan! Gara-gara kau, Ueki! Kakiku sakit begini! Gara-gara kau, Ueki! Kau membuatku menangis di hari pernikahan Sano dan Rinko! Gara-gara kau, Ueki! Kau...!”

“Hei, permisi...” Ai menghentikan omelannya pada Ueki – yang entah itu didengar oleh Ueki atau tidak – karena seseorang menepuk pundaknya. Ai berbalik.

Ai tidak bisa bernapas sekarang. Tubuhnya serasa tersengat listrik. Matanya tidak berkedip. Ai tidak percaya dengan siapa ia berhadapan.

Si rambut hijau, Ueki. Aku... tidak salah lihat, kan?

“Uh... hei, halo! Nona! Aku mau bertanya... ini... uhm, apakah ini sepatu punyamu? Aku tersandung sepatu ini dan...”

Brugh. Ai jatuh memeluk Ueki. Ia tidak tahan lagi. Ia ingin sekali memeluk sosok ini. 10 tahun! Ai sudah menunggu 10 tahun! Sosok di depannya terdiam. Lalu, lama-lama tersenyum.

“Hei... jangan menangis, Ai Mori. Aku pulang..”

***

“Serius tidak mau dipakai sepatunya?” Ueki bertanya pada Ai untuk yang ketiga kalinya. Ai menggeleng,

“Kau tidak lihat? Kakiku merah begini... sakit.” Ai menjulurkan kakinya. Ueki tersenyum geli. Ai berubah sekali. Bukan seperti Ai 10 tahun yang lalu. Ueki menatap Ai, intens.

“K-kenapa menatapku begitu?”

“Rambutmu... panjang ya.” Kata Ueki polos. Ai menatap Ueki gemas. Hanya itu? Hanya itu yang Ueki katakan?

“Hanya... itu?”

“Apanya?”

“Yang mau kau katakan?”

“Apalagi... kau tetap seperti Mori yang dulu.”

Bugh! 1.

Bugh! 2. 3.

Bugh! 4.

Ai memukul Ueki 4 kali. Seperti biasa, Ueki tidak bisa menghindar dari serangan Ai.

“H-hei! Apa salahku? Aww...” Ueki mengusap kepala dan lengannya yang sakit karena di pukul Ai.

“Itu dariku, Sano, Rinko dan Robert. Suruh siapa tidak memberi kabar!! Kau tidak tahu apa, kami semua menghawatirkanmu! Merindukanmu! Kemana saja sih, kau selama 10 tahun ini?!” kata Ai galak. Ueki menatap Ai. Ucapan Ai serius. Buktinya, Ai mengeluarkan air mata lagi.

“Maaf... hari ini aku cengeng sekali ya..” Ai mengalihkan wajahnya ke arah lain, menghapus air matanya. Ueki ingin sekali menghapus air mata Ai. Ia tidak mau orang menangis karenanya.

“Maafkan aku, ya... Ai. Hanya saja... aku...”

“Tidak apa-apa! Toh, kau sudah sudah kembali kan? Bagiku... bagiku... itu... sudah membuatku bahagia...” Ai menundukkan wajahnya.

Ueki pun memeluk Ai.

Entah mendapat dorongan darimana, Ueki ingin sekali melakukan itu. Ueki pun tidak bisa mengelak, kalau ia sangat merindukan sahabat-sahabatnya disini... terutama Ai Mori. Salah satu alasan Ueki pulang... karena Ai Mori. Ia tahu, perempuan satu ini pasti menghawatirkannya.

“Maafkan aku Ai. Maafkan aku, ya?”

***

3 minggu berlalu. Setelah acara pernikahan itu, Ai tidak bertemu dengan Ueki lagi. Ai menatap foto 10 tahun lalu itu lagi. Ueki... sedikit berubah. Ia memang polos, tapi... ia sedikit lebih dewasa. Lagipula, Ai sudah memaafkan Ueki sepenuhnya. Ia tidak bisa terus menerus mengatakan Ueki bodoh atau apa. Selama 10 tahun ini... Ueki ada di Langit, lebih tepatnya di Megasite. Sebagai manusia langit, ia mempunyai tanggung jawab di atas sana. Berlatih, dan membiasakan hidup di sana. Selama 10 tahun itu... Ueki memang tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan manusia di bumi. Ueki membantu ayahnya yang kini persiapan untuk menjadi dewa diatas sana.

Drrrt. Ponsel Ai bergetar. Satu pesan dari nomor tidak dikenal.

Ai-chan, temani aku membersihkan taman jam 4 sore ya. –Ueki

Muncul semburat merah dari pipi Ai. Apalagi, Ueki memanggilnya dengan ‘Ai-chan’. Selama kenal dengan Ueki, Ai tidak pernah dipanggil ‘Ai-chan’ oleh Ueki. Ai tidak mampu menahan senyumnya. Rasanya seperti terbang ke angkasa!

Tapi Ai kembali menggeleng. Jangan berharap terlalu banyak. Ai-chan itu kan memang panggilanmu, Ai. Memangnya dengan Ueki memanggilmu dengan Ai-chan bisa mengubah keadaan?

Ai menutup ponselnya. Memilih baju apa yang akan ia pakai. Ai, Ai. Jam 4 itu masih 9 jam lagi!

***

Ai memakai swater coklatnya. Lehernya dibalut dengan syal berwarna hijau. Ai malah kena flu! Memang sih, hari ini memang sudah mau masuk ke musim dingin. Ai melangkahkan kakinya menuju taman. Ah, taman ini penuh kenangan sekali. Ai tetap membersihkan taman tanpa Ueki, selama 10 tahun ini.

“Ai-chaaan! Disini!” Ueki melambaikan tangannya pada Ai. Ai sedikit bingung, kenapa Ueki tidak memegang sapu?

“Ueki, mana sapumu? Katanya mau membersihkan taman?”

“Sudah selesai! Sebenarnya aku sudah disini dari pagi. Aku hanya... ingin bertemu denganmu. Sudah lama, ya, Ai Mori” Ueki tersenyum. Pipi Ai memerah lagi.

Kini Ueki dan Ai duduk bersebelahan di kursi taman dalam diam. Tak ada yang berbicara. Keduanya menahan malu yang amat besar.

“Eh, Ai-chan... kata orang sekitar sini... kau selalu membersihkan taman selama tidak ada aku, ya?”

Ai menoleh, “Eh? Iya..”

“Baguslah! Kukira, hanya aku saja yang peduli dengan lingkungan... terima kasih ya Ai” Ueki tersenyum tulus pada Ai. Ai mengangguk malu.

“Oh ya, Ai. Mulai hari ini... aku diperbolehkan lagi tinggal dibumi”

“Eh? Benarkah?”

“Mm. Ai, maukah kau memulai kehidupan baru bersamaku?” Kini Ueki menatap Ai lekat. Ai menatap Ueki bingung, apa maksud kata-katanya?

“A...apa maksudmu?”

Ueki tampak berpikir. Ia merogoh sakunya dan mengeluarkan 2 kertas sampah. Ia mengepalkan tangannya. Sampah itu pun berubah menjadi kayu yang melingkar-lingkar menjadi sebuah cincin. Ai terkejut. Jangan-jangan... Ueki...

“Uhm... anggap saja... aku sedang melamarmu...” Wajah Ueki memerah padam. Ueki meraih tangan Ai, dan memasangkan ‘cincin’ itu di jari manis Ai.

“Ai, menikahlah denganku!”

Tangis Ai pecah. Ia tidak bisa menahan kebahagiaannya itu. Ai memeluk Ueki. Ueki juga tersenyum, balas memeluk Ai.

“Sudah dong Ai... jangan menangis...”

“Da-dasar bodoh... tentu saja aku mau menikah denganmu...” isak Ai bahagia. Ueki melepas pelukannya, dan menadah wajah Ai yang memerah karena menangis. Jari Ueki mengusap air mata Ai.

“Jangan menangis lagi, ya, Ai?”

Ai mengangguk. Tangan Ueki masih di pipi Ai. Ueki mendekatkan wajahnya pada Ai... dan...

“Hatchi!!!”

***

FIN

Selesai juga fict ini! xD gimana? Hahahaha ini Cuma beberapa jam aja buatnya. Dengan total 2,656 word! Mungkin akan direvisi sedikit. Hehe :D

uhuhu~ gimana?

Silence (Taiwan Drama)


Curhat dikit gapapa, ya? Tau drama Silence? Itu loh, yang dimainin sama Vic Zhou :*** SUMPAAAAH dramanya bagus banget!!! Dan kalo lo nonton drama itu, bakal KEJANG-KEJANG ngeliat KEGANTENGAN VIC ZHOU!!! ASLI! GANTENG BANGET.

Hhi, salah satu fokusnya dan serunya nonton drama ya itu, kalo pemainnya ganteng pasti betah deh nontonnya. Hehe. Recommended! (setelah Princess Hours, My Princess,) kali ini Silence masuk dalam kategori ‘Drama yang sangat mengesankan!’

Silence ini drama Taiwan, 28 episode. Sedih. Asli. Lu nangis nangis dah nonton drama ini. Tapi, banyak juga kok adegan yang bikin lo serasa terbaaaang (?) dan berpikir, “Ih! Kapan gue bisa kayak gitu!” dan berkata, “Romantis banget sih nih!”

Silence menceritakan tentang kisah cinta *caileeh* seorang cewek bisu blasteran china-korea bernama Zhou Shen Shen dengan Qin Wei Yi, cowok ganteng (?). haha.

Jadi, cerita ini berawal dari Shen Shen (yang waktu itu masih 12 tahun), yang mengalami kecelakaan yang membuat dirinya bisu. Saat di rawat di rumah sakit, Shen Shen ketemu sama cowok 13 tahun bernama Qin Wei Yi. Mereka sering ketemuan gitu deh, berawal dari sebuah surat.

Saat itu, Shen Shen gak tau siapa cowok itu. Cowok itu juga gak tau siapa nama Shen Shen itu. Hingga suatu hari, Qin Wei Yi keluar dari rumah sakit, dan sebelum dia pergi, Qin Wei Yi memberikan selembaran pada Shen Shen berisi namanya dan nomor teleponnya. Berharap Shen Shen bakal meneleponnya.

13 taun berlalu. Shen Shen udah jadi seorang gadis dewasa (?) dan bekerja sebagai penjual mi bersama temannya, Zhou Jun (yang notabenenya yang bikin si Shen Shen ini bisu). Waktu itu, Zhou Jun nyesel banget ngajak Shen Shen bolos. Makanya dia berjanji bakal ngejagain Shen Shen selamanya.

Shen Shen selalu inget sama janji dia dengan Qin Wei Yi 13 tahun silam, bahwa mereka bakal ketemu lagi pada natal 2006. Suatu hari, ayah Zhou Jun, di-PHK dari perusahaannya. Dan percaya gak percaya, yang mecat itu Qin Wei Yi!

Jelas aja dong, Shen Shen gak terima! Dia pun marah-marah pada Qin Wei Yi (tapi Shen Shen gak tau kalau orang itu Qin Wei Yi, soalnya dia Cuma tahu bahwa atasan ayahnya Zhou Jun itu dikenal dengan sebutan ‘Pak GM’).

Nah, kisah mereka bermula dari situ. Kisah si Pak GM dengan si Bisu *digetok shen shen*. Konfliknya ngena banget deh dihati. “Ih! Dia nyebelin bangt sih!” “Loh! Kok gini sih?!” “Dia jahat banget sih!” kata kata itu pasti muncul deh kalo nonton drama ini. Dan yang pasti-à Nangis. Kalo nangis sih, saya tidak bisa menjamin 100% hehe, tergantung orangnya yang nonton. Kalo gue sih yaaah, lumayan suka tersentuh kalo nonton yang begini. Tapi gak semua drama gue nangis ye! Putus cinta gitu sih gue mah kaga tersentuh sama sekali! Hahaha.

Huhuhu, saya nulis ini sambil denger OST-nya Silence, “Jing Jing De”. Enaka banget nih! Yang dinyanyiin Vic Zhou juga enak! Hehe. Oh ya, gara-gara nonton drama ini juga, saya jadi pengen banget belajar bahasa mandarin juga isyarat! Yah, tahulah, di drama ini Shen Shen sama sekali pure ngegunain bahasa isyarat! Dikit-dikit jadi hapal juga bahasa isyarat.

Dialog nya Shen shen itu bener-bener ada waktu episode terakhir! *eh, bocor deh* hehehe. Udah deh, mending nonton aja. Ini drama lama da, 2006. Seumur princess hours. Drama paling ngena setelah princess hours!!

Hm, kayaknya gue harus coba nonton Winter Sonata, dan Stairway to Heaven *mewek lagi deh kayaknya*

Anyway, adakah drama yang bagus lagi?

So far, drama yang sudah ku tonton: Silence, Princess Hours, You’re Beautiful, Full House, BBF, Dream High, Secret Garden, My Princess, My Girlfriend is Gumiho, Playfull Kiss...

Dorama jepang nih, belum nonton satupun! Apa dong? Rekomen!!

Yah, sudahlah curhat saya hari ini. Semoga tertarik nonton Silence (saya sendiri direkomen temen sih). Saya lebih suka nonton drama yang direkomen orang, gatau kenapa J

Oke, Bye-bye!! *tarik Vic Zhou masuk kamar xD*

Sunday, May 15, 2011

Rookie Boyband Syndrome (?)

Heheh, balik lagi *kibas rambut*

Lagi-lagi ada curhat of the day! kali ini edisi #kpop hoho :>
Sabar, gue gak akan bahas suju, atau apapun itu. Justru saya mau bilang, "Saya bosan sama SJ" and that's the truth!

Gue bosen suju. gue bosen SHINee. gue bosen ama boyband Hallyu *jedeeerrrrrr*
Ada apa ini? kenapa saya bisa bosan seperti itu? Hmmm, sebenernya gue juga gak tau kenapa bisa bosen. mungkin karena sesuatu dengan yang disebut 'berlebihan'?

Jujur, gue dulu berlebihan banget suka sama suju. jadi weeh aja bosen. Yah, palingan gue masih suka Kyuhyun nya doang. Nah, di saat gue mulai bosan dengan suju, muncul lah boyband-boyband rookie itu... a.k.a Boyband pendatang baru!!! *ledakin LPG*

Heheh, seperti Teen Top (2010), Infinite (2010) dan juga B1A4 (2011). mereka masih muda dan masih Fresh! yah, mungkin disesuaikan dengan umur kali ya. gue jadi suka yang muda2 gini. heheh, agak aneh juga sih suka sama BB yang rada tua *nyepet suju udah tua wkwk*

Tapi, mereka emang menarik perhatian! Like Teen Top, awalnya... I don't care about them. But, when I see their MV; 'Clap' I think... "Wow! They're so cool!!". Finally, I started like them :D
Dan sekarang, gue menggila dengan Teen Top. But, gue gak mau berlebihan suka sama Teen Top! takutnya malah bosen.

Infinite too, awalnya gue sih EGP banget sama ni boyband. I just listening their song, "come back again" or dashi torawa. Gue maleees banget deh nyari MV nya. tapi gue udah suka lagunya dari awal. Nah, waktu itu mereka ngeluarin MV 'BTD' or Before The Dawn, and I think... "waaa! they're so cool too!". Dan era lagu 'Nothing's Over', gue mulai jatuh cinta :))

Ini nih yang terbaru, dan sangat fenomenal! The most handsome, cute, phenomenal, cool, etc new boy band in this year is.......... *gebuk galon* B1A4!!! *baksu!!!*
Sekilas, namanya emang aneh. b1a4, what do you think about that, it sounds weird, yea? ternyata, itu tuh diambil dari blood type mereka. 1 orang ber- blood type B, dan 4 orang lagi bergolongan darah A! Dan mereka sangaaaaat keren! dari awal mereka debut, gue udah suka *dies*
believe it or not, mereka aja sampe jadi TT di worldwide! padahal mereka baru debut loh! woah, amazing! :)

satu kata, LABIL. oke, whatever you said lah. gue emang gak bisa kayak fans di korea, mereka teguh pendirian. mereka akan tetap bertahan pada 1 fandom aja. whow. kalo saya sih susah bener...
Nah, ada lagi sih boyband baru yang lumayan saya suka. lagunya juga enak. They are Block B and X-5! tapi, gue belum terlalu tahu tentang mereka.

So, bagaimana dengan curhat of the day kali ini? apakah kalian merasakan hal yang sama? /halah.
Oke, see you in another curhat of the day ^^

Chu~

Oh! My Leppy!

annyeong ... satu kabar buruk ... bahwa kenyataannya... laptop gue yang TOSHIBA *tos hideung badag* itu...

RUSAK
*guling-guling nangis darah*
*gigit bantal*

Gatau kenapa ya tu leptop pas terakhir gue pake tuh baek baek aja! eeeh, pas dipake disekolah, tu leptop habis loading langsung layarnya warna biru dan ada tulisan: FATAL SYSTEM ERROR. apa itu sih, kaga tau gue juga! yang jelas gue tanya ke a dadan en utha mereka berdua kompak bilang itu HARUS diinstal ULANG.

Do you know what that mean? That Meaaaaaaaaaaaan, data di C pasti ilang semua!!!
dan kalian tau apa aja yang ada di data C?! FILE KPOP GUEEEEEE *banting kursi*
Parahlah, itu file nya udah banyak banget yang gue donlot, sampe C udah hampir penuh.

Q: kenapa gak disimpen di D coba? lu bego bener!
A:EEEEh! sialan bener lu! data D gue udah penuh! gak bisa dimasukin apa-apa lagi!!!

Q: Kenapa gak beli harddisk aja gitu -3-
A: Duit nyeee, duit!

Q: kenapa gak pindahin dulu file nya ke komputer?
A: Ketinggalan jaman! komputer gue kesamber petirrr! *duaaaarrrr*

Q: Yaa... kenapa ga dibenerin?
A: TANYA AYAH GUA! *esmosi memuncak*

Q: ...........................


Satu kata, MIRIS.
yah, emang udah waktunya kali ya tu leptop harus diganti. udah parah men, walaupun masih bisa jalan.

Pertama, tu leppy baternya bocor! gila aja, itu mah udah bener2 parah bocornya! gak bisa nyala kalo gak di cas! bayangkan teman!

Kedua, memori nya dikit banget. demi apa, drive C memori cuma 30-an giga! mau nyimpen apa coba? -_-

Ketiga, tu leppy GEDE banget! wuh, gue bisa bungkuk jika terus2an ama die *si leppy*

Tapi, ada untungnya juga. gue jadi dibeliin leptop baru :> *cieee* habisnya, gue minta kaga di kasih2! emak gue nunggu tu leppy rusak kali ye?
Ada untungnya lagi, untungnya tuh gue nyimpen semua file lagu di drive D! jadi masih bisa diselamatkan! *fyuuh~* coz for me, song is important! I Love Music~ *halah, lagak lu shel*

Udah deh, curhat of the day! #deardiary
See you in another curhat!^^

Chu~

Wednesday, March 30, 2011

CAMPING!!

Oke, seperti judul yang kalian liat tadi, saya akan membahas camping. Apa itu camping? Camping itu berkemah *yaampun*. Haha, iya, berkemah. Denger kata berkemah, pasti langsung terbayang: di hutan belantara, tenda, makan seadanya, kompas, dll. Apakah menyenangkan? Tidak sama sekali! Apa ini perasaan saya aja yang baru pertama kali camping? Jujur, selama saya sekolah saya ga pernah camping! Waktu SD sih ada pramuka, tapi gak tau kenapa CUMA angkatan saya aja yang GAK camping. SMP? Jangan tanya, mana ada pramuka -_-. Nah, pas masuk SMA, mulai ada Pramuka lagi. Dan itu wajib!

Yap, camping ini acaranya si pramuka. Dan anak kelas 10 itu wajib ikut (dan bayar-_-) nominalnya... cukup gede sih. Nominalnya itu seharga dengan PO CD Super Junior Bonamana ver. A -_-. Hahaha.

Mau cerita apa ya? Yaudah deh, cerita dari tanggal 24-nya aja.

Hari 1

Jam 5 pagi harus udah kumpul di sekolah. Buset, mana bisa bangun saya. Tapi, yasudahlah, daripada telat jadi saya pasang alarm jam setengah 4. Eh, tahunya, dari rumah tetep wee berangkatnya jam 5 lewat. Tapi, pas nyampe sekolah tetep aja belum ngapa-ngapain! Banyak yang belum dateng malah.

Sekitar jam 6-an kita baru baris. Biasa, pembukaan-pembukaan gitu. Habis itu, kita dikasih makan pagi dan angkut barang-barang *yang super berat itu, persiapan buat 3 hari* ke truk. Kita kesana naik truk. Ada 3 truk. Truk buat angkut cowok, truk angkut cewek, dan truk angkut barang.

Oke, sekitar jam 7-an kita mulai berangkat dari SMA plus Muthahhari ke Cikole, lembang tempat kita berkemah.

Naik truk gini jadi inget waktu SMP. Waktu SMP, satu angkatan pergi kampung bambu buat pelatihan (kalo gasalah) dan ini kalo gak salah Cuma 1 malem (apa 2 malem?). dan kalo di kampung bambu mah enak, tidurnya di Villa gitu *tapi sumpah padesek!!* dan yang bikin aku inget itu, kita ke kampung bambunya naik trek *dan lebih padesek* jah, lupakan SMP!

Nyampe disana, entah jam berapa. Yang jelas, ke lembang itu paling 2 jam-an ya gak? Lagian gak ada yang bawa hape jadi gak tau. Nyampe sana, kita angkut barang lagi. Udah mah saya bawa carier (tas naek gunung itu loh yang 60 liter), bawa tas makanan, terus aku harus angkut BARANG KELOMPOK yang super berat itu! Menuju lokasi kemah kita itu adalah 1 kilometer. Jalannya licin naik turun pula! Hhh, udah, lupakan itu!

Udah nyampe lokasi, kita semua taro barang dan disuruh baris. Eh, pas suruh baris, dalam hitungan 5 disuruh angkut barang kita lagi dan gak boleh ada yang nyentuh tanah! Beuh, semua jadi riweuh. Nah, pas udah diangkut gitu, dusuruh bongkar semua isi tas kita dalam hitungan 5! Buset dah, untung aku udah dikeresekin semua barangnya jadi gampang di bongkar. Habis di bongkar, disuruh masukin lagi dalam hitungan lagi! Sial banget lah itu paling ngebetein.

Pokoknya ya, yang dihitung pake hitungan-hitungan kayak gitu tuh, turunin-gendong ransel, keluar-masukin barang di ransel, sama pasang sepatu pa-cepet-cepet. Ngeselin ah!

Nah, habis kayak gitu, cewek dibagi 3 kelompok *dengan berhitung* dan kelompok yang udah jadi itu disuruh bangun tenda sendiri. Dihitung lagi masa! Habis dibangun, disuruh dibongkar lagi dan itu dihitung lagi. Stress lah kita!!

Nah, yang ternyata dibagi kelompok ini, adalah yang jadi kelompok tenda *atau tidur* selama 2 hari kedepan. Dan kelompok tenda aku: Iren, Regina, Nadhira, Dea, Shanty, Zahra, Mutia, sama Fitri. Nah, habis itu kita disuruh ambil posisi dimana kita mau bangun tendanya dan itu dihitung lagi! Bisa gila gue kalo dihitung2 terus!

Bilangnya sih, pramuka itu harus gesit, lincah, dan bisa diandalkan. Pokoknya harus serba cepet dan siap sedia. Oke, lupakan itu. Habis bangun tenda, kita langsung disuruh baris perkelompok tenda. Dan kita pun dikasih materi. Materi yang pertama itu kalo gak salah diajarin tentang kompas, peta, pokoknya yang begitu-begitu deh sama PBB (tau kan apa?). Nah, habis materi-materi gitu, kita suruh balik untuk masak dan ganti baju.

Oke, karena keterbatasan waktu, yang masak itu 2 orang aja *per tenda* dan sisanya ikut pemberian materi.

Sumpah, di cikole itu hampir setiap saat itu hujan! Sialnya gue tuh gabawa jas hujan! Tapi, gilanya, mau hujan atau panas atau apapun, kita tetep harus jalanin itu semua!

Nah, waktu itu dikasih materi PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat) itu tuh tentang pertolongan pertama gitu. Gimana kalau ada yang luka, atau patah tulang. Dan yap, saya merasa mendapat ilmu baru *hahaha* habis itu kita belajar tentang sandi2 rahasia. Tau kan? Yang kayak pake peluit, pake bendera, dan semacamnya. Dan sumpah, waktu belajar sandi ini kita hujan2an dan aku pinjem jas hujannya regina *kan dia lagi masak sama iren*. Sumpah dingin banget!!! Banget banget banget! Dan kita semua udah gak tahan TAPI TETEP AJA harus materi! Dan akhirnya, setelah lama menunggu, kita masuk ke tenda untuk makan *alhamdulillah*

Karena hujan terus, tau ga apa, TENDANYA BOCOR!! Bukan bocor bolong2 gitu sih, tapi ngerembes *tau kan apa itu ngerembes* jadi, ya, tas basah, dan jadi lembap barang yang ada di dalem tenda. Habis makan, terus kita disuruh kumpul di lapangan *seperti biasa dihitung*. Dan kita udah sering banget di bending -__- hhh. Nah, kita tuh disuruh ngapain gitu *lupa* dan kita disuruh buat drama yang ada unsur aplikasi iklan dan juga puisi berantainya! Buset, gimana tuh? Pusing pokoknya! Dan disuruh dipentasin nanti malem! Habis itu, kita disuruh balik ke tenda sambil mikirin konsep.

Kita mikirin konsep, dan hujan terus turun dari sekitar jam 5 sampe malem. Dan kita tuh ya dingin2, hujan2, latihan drama itu *yang masih belum jelas*. Dan saking gak kuatnya diluar *yang sumpah dingin banget* kita masuk. Udah malem, kita disuruh sholat di tenda masing2. Gara2 tenda itu kecil jadi kita sholat harus gantian. Dan keadaan masih hujan deras.

Gara2 hujan deras itu, sekitar jam setengah 7 kita disuruh istirahat aja, dan acara drama2 itu dihentikan. Dan sekitar jam 7-an kita udah mulai tidur. Tapi, sumpah tidur juga gak nyenyak! Yang sering bangun itu aku, mutia, egi sama dea. Kita susah banget tidur. Sekalinya tidur, bangun lagi. Dan gak tau kenapa, waktu seakan berjalan saat lambat. Waktu itu aku tidur, dan aku kebangun. Pas nanya sekarang jam berapa ternyata baru jam 9! Buset, aku kira udah jam 12 malem lah. Dan aku tidur lagi. Pas bangun lagi, pas tanya lagi baru jam 10. Terus bangun lagi, masih jam 11. Habis itu, aku tidur lagi, dan pas aku bangun, kok asa terang? Udah pagi kah? Pas aku tanya jam berapa, ternyata masih jam 1 pagi. Sumpah! Kapan pagi nya?! Mana kaki aku tuh gak bisa gerak, beku, bener2 sakit. Aku gak pernah ngerasain sakit kaki seluaruhnya sampe kayak gitu. Dan aku aja sampe menggigil *beneran menggigil*. Dan habis itu akhirnya aku bisa tidur nyenyak bener-bener nyenyak! Bahkan aku sampe mimpi! Itu berarti nyenyak kan? Dan rasanya enaaaak banget tidurnya. Mungkin gara2 kecapean.

Hari 2

Sekitar jam setengah 4 kita dibangunin dan itu dalam hitungan ke 10 harus udah baris dilapangan. Kita langsung buru-buru keluar dan kita semua mukanya udah panik gitu lah. Mana muka habis bangun tidur begitu langsung disuruh ke lapangan. Aku dengan kaki yang masih sakit, dan otot yang tegang berusaha banget. Dan apa? PAGI PAGI DINGIN BANGET! Aku sama yang lain udah mengigil gak karuan. Dan ternyata kita dibangunin buat olah raga.

Habis olah raga, panitianya bilang, yang gak kuat acung tangan. Karna aku emang beneran gak kuat lagi *apalagi tadi pas bending (kita sempet di bending)* aku acung tangan jadi aku ke tenda dan sama tim kesehatan aku di kasih salep apa ya namanya lupa -_-. Dan selama saya di tenda itu, kayaknya yang baris itu lagi dihukum. Dan kayaknya disuruh bending deh.

Habis itu, kita disuruh balik buat sholat subuh, dan habis sholat kita disuruh beres2 tenda buat dilihat kerapihannya dan juga disuruh masak buat makan pagi. Pas lagi beres2 tenda, kita dipanggil lagi ke lapangan. Karena harus makan, lagi2 dua orang per tenda harus ada yang masak. Aku sama zahra kepilih buat masak. Akhirnya aku masak bareng zahra untuk makan pagi.

Nah, disini part yang saya ingin ceritakan! Hahaha! Jadi tuh ya, kita mau masak nasi. Tapi kan gaada mejikjer *haduh* jadi kita masaknya pake panci. Gara2 Nasi yang hari kemarin gagal *gosong* dan kita gak mau mengulanginya lagi, kita kasih air lagi, kita aduk2 lagi. Tapi tetep aja nasi itu setengah mateng! Ya udah, untuk nasi kita kesampingkan dulu. Akhirnya, kita memutuskan untuk memasak mi kuah. Sukses bikin mi kuah, kita goreng kornet.

Nah, pas goreng kornet itu lah kita kepikiran untuk membuat nasi goreng kornet!! Jadi, nasi yang masih setengah jadi itu KITA MASUKKAN kedalam wajan yang berisi KORNET dan kita MENCAMPURNYA JADI SATU. Kita aduk2 goreng2, kasih garem udah gak pake takaran lagi. Kita udah stress deh pokoknya. Dan pas dirasain *sumpah kalian kalau liat nya pengen muntah deh*. Mmmh, enak sih tapi kurang berasa! Harus pake bumbu2 yang lain, kayak bawang atau masako tapi da gak ada yang bawa. Jadi, dari pada manusia2 di tenda kita MATI KERACUNAN gara2 eksperimen kita ini, kita akhirnya MEMTUSKAN untuk MENCAMPUR nasi goreng kornet tadi KEDALAM MI KUAH yang sudah ada. KITA ADUK-ADUK dan jadilah makanan monster!! Sumpah, tapi pas dicoba tuh ENAK! Yaallah, itu jadi SEDIKIT lebih ENAK dibanding yang tadi! Udah kita campurin semuanya, jadilah nasi mi kornet yang rasanya entahlah... saya udah stress.

Habis siap makanannya, kita disuruh makan bareng2 di lapangan. Jadi kita bisa minta makanan dari tenda lain. Dan tau gak apa? NASI MI KORNET itu LUDES DIMAKAN MASSA! Ya allah, aku terharu!! Masakan yang udah gak jelas juntrungannya itu HABIS dimakan! Beneran lah, saya terharu banget :’) makasih sama anak2 cewek mutohari yang udah makan makanan itu. Semoga tidak menginveksi perut kalian ya!

Habis makan, kita kumpul di lapangan lagi buat materi lagi. Materinya itu tentang Pionering dan Mountenering *gini bukan ya tulisannya* yaitu pelajaran simpul. Taukan, tali-menali. Dan juga cara bikin tandu. Nah, habis itu kita disuruh baris lagi tapi perkelompok kecil. Kelompok kecil aku itu bareng iren, egi, dea sama shanty. Cuma, gara2 kelompok 5 itu Cuma bertiga, aku dipindah ke kelompok 5 (bareng rifa, zainab, ama masdiana). Dan kita akan mengadakan white game (gini bukan sih tulisannya?). tau lah, yang kayak pos-pos-an gitu. Ada 8 pos, dan pos 1 sampe 6 itu kita di tes tentang materi yang udah kita terima.

Nah, 2 pos terakhir nih yang keliannya santai tapi yah... begitu lah. Di pos 7. Kata-kata untuk pos 7 adalah men-ji-ji-kan. Mual. Pengen muntah. Tau gak apa? Kita disuruh baris, dan tutup mata. Dan kita dikasih minuman yang YAIKS, IYUH banget rasanya! Dan tau apa? Habis kita minum, disuruh diludahin lagi di gelasnya itu! Dan seterusnya begitu tiap orang! Dan kelompok aku adalah kelompok ke-8 yang dateng ke pos itu!!! Jadi SAYA SUDAH MEMASUKKAN RIBUAN BAKTERI DARI LUDAH-LUDAH MANUSIA DARI KE-7 KELOMPOK!!! Sumpah stress!!! Dan minuman itu tuh ada bawang, ludah-ludah angkatan sembilan belas, ada telor, wah semua dah masukin kesitu!! Malah kelompok lain ada yang dibilangin ada jempol kakinya kak togar lah, ada yang bilang ada dahaknya samsul lah! Sumpah ih, ngingetnya udah pengen muntah aja.

Kalau di pos 8, Cuma tebak gaya. Dan alhamdulillah kelompok kita nyelesainnya Cuma 1menit lebih dan semuanya kejawab!

Habis semua pos diselesaikan, kita kembali ke lapangan lagi. Gara2 kelompok saya selesainya cepet dan pertama, jadi aku bisa istirahat dulu yang lama hahahaha :) dan setelah semuanya dateng, kita disuruh beres2 tenda, dan juga mempersiapkan untuk presentasi pos-pos yang tadi.

Habis presentasi, lupa habis itu ngapain yang jelas kita masak lagi, dan mempersiapkan untuk drama itu!! Ternyata hari itu tuh drama jadi, dan bakal ada pelantikan juga api unggun. Dan seperti biasa, hujan turun terus...

Udah malem, hujan, dan katanya jam 7 bakal pelatihan. Dan acara itu gak mulai2!! Kita udah di luar latihan hujan2 lagi, dan kita udah pada gak konsen karna gak kuat dingin. Katanya sih nunggu pa dede. Tapi pa dede lama banget datengnya! Jadi kita memutuskan untuk menghangatkan diri di dalam tenda. Tapi nyatanya, dingin banget. Kita jadi pada ketiduran.

Dan selang beberapa jam, kita dibangunin disuruh keluar dari tenda dan itu dihitung. Dan sumpah dinginnya lebih gila!! Dan kita disuruh gak boleh pake jaket atau apapun. Cuma baju pramuka aja. Dan mulai deh pelantikan dan juga api unggun dinyalain *udah ga hujan*

Dan kita mulai drama2an. Sampe jam 1 malem baru selesai, dan kita disuruh tidur. Dan entah kenapa, aku bisa langsung tidur dan tidurnya itu enaaaak banget, gak kedinginan *sleeping bag nya mendadak enak banget*. Jadilah kita semua tidur lagi.

Hari 3 (Last Day)

Jam 4, kita semua dibangunin dan seperti biasa dihitung. Dan pas kelapangan, kita gak liat ada anak cowok. Dan kita disuruh nunggu sebentar. Dan kita dipanggil 2 orang 2 orang buat ke bawah menuju panitia. Aku kebagian sama indri, dan kita jalan berdua Cuma dengan 1 senter.

Yah, seperti yang aku duga, bakal kayak ada jurit malem. Kita disuruh jalan di hutan2 gitu deh. Yaampun udah mah dingin, satu senter, gelap, hutan, hih serem. Jadi kita disuruh ke pos-pos gitu lah. Tiap pos kadang ditanya, terus dibending, disuruh baca ayat kursi, tangan kita ditepuk keras banget. Dan hampir aja kesasar! Uh, akhirnya kita udah sukses balik lagi ke kemah.

Habis itu, kita istirahat sambil nunggu yang lain selesai. Habis itu, kita dikumpulin lagi dilapangan. Di lapangan kita dibilang: “Habis ini kalian sholat, masak buat makan, dan setelah itu kalian beres2 barang kalian buat pulang. Jam 8 harus udah beres semua”. Dan saat denger kata ‘PULANG’ entahlah, semua beban di tubuh aku HILANG seketika! Yes! Akhirnya pulang juga!

Kita udah beres2, udah makan, udah semuanya, kita kembali ke lapangan. Waktunya outbond!! Yeee! Kita meninggalkan area perkemahan dan menuju arena outbond.

Kita main2 lah seperti biasa, dan gara2 permainan itu kita jadi kebagi jadi 4 kelompok. 2 kelompok cowok dan 2 kelompok cewek. Dan kita akan main di 4 pos nya gitu.

Kelompok aku ada: Indri, Alisha, Nisa, Hani, Egi, Iren, Lia, Nadhira, Haunan, Alya, Dewi sama Zahra. Nah, dari kelompok ini dibagi lagi jadi 2 kelompok. Dan kelompok aku ada Indri, Hani, Nisa, Alisha sama Egi. Kita ke pos pertama, katanya sih main badan.

Kita disuruh 2 orang dua orang dan kita disuruh nempel kaki sama kaki lah, pipi sama pipi, jidat ke jidat lah, pokoknya gitu. Terus kalau people to people kita harus ganti pasangannya.

Habis main kayak gitu, kita disuruh buat tali atau sambung2an yang panjaaaaaaaaaaaaaang sepanjang panjangnya dari apa yang menempel di tubuh kita. Itu mah gila banget, sepatu, sendal, sampe kaos kaki kita sambung2in!! gila parah deh ngakak xD tapi seru. Dan kelompok kita kalah panjang sama kelompoknya Lia. Nah, habis disambungin gitu, eh, disuruh pa-cepet-cepet pake atribut kita seperti semula. Dan kelompok kita paling cepet! Hukumannya, ya saling gendong2an -_-.

Berlanjut ke pos selanjutnya. Kita ke pos yang ada tali2nya. Sebelum itu kita dikasih satu lagu. Liriknya lawak deh. Liriknya kayak gini: “Kamu ba, kamu ba, kamu bau! (3x) Kelek digaro garo getek! Komo lamun dikeleketek!” wahaha xD habis itu, kita dibagi jadi beberapa pasangan. Dan kita diborgol gitu, tapi saling berkaitan sama pasangan kita. Dan gimana caranya borgol itu lepas.

Gak ada yang tau. Si trainer mau ngasih tau kuncinya kalau kita mau nyanyi pake ekspesi.yaudah aku sama alisha jadinya nyanyi mars mutohari aja wakaka.

Habis itu kita dikasih tau deh caranya dan ternyata caranya gampang banget lah -_-

Habis itu kita lanjut ke Pos yang paling menegangkan, FLYING FOX! Sumpah itu tinggi dan juga kenceng banget! Tapi seru lah lumayan... soalnya SD udah pernah, SMP udah pernah, nah SMA naik lagi flying fox~

Lanjut dari flying fox, kita ke yang terakhir. Ini mah udah sering. Tau ga? Yang pake tali tambang terus suruh gelindingin bola tapi gaboleh jatoh.

Udah deh outbond nya selesai. Kita dikasih makan, foto2, dan pulaaaaang xD naik truk lagi. Dan semuanya pun tertidur saat perjalanan menuju sekolah.

Best moment: entahlah, kata aku ini best moment dan rasanya kita semua kompak. Jadi, jarak truk barang itu jauh dari sekolah. Jadi kita berjejer dari truk sampe sekolah dan kita estafet barang. Dan itu efektif juga cepat! Mau ringan dan berat, kita semuanya ngerasain :)

Wah, panjang ya? Udah ah capek. Ini juga ngetiknya cape, mana otot semuanya sakit!

NB: nama acara camping ini S.A.C (Scouting Adventure Camp). Tapi di spanduknya tulisan ‘scouting’nya itu ditulis ‘scounting’ hahah xD dan anak cowok ada yang bilang SAC itu singkatan dari Smuth Akan Camping HAHAHA ngakak!

Dadah~~

Friday, February 25, 2011

NEW ADDRESS!

YEAH
setelah ganti nama header jadi 'shelajunior'
kini...
URL NYA PUN BERUBAH~
Menjadi....
shelajunior.blogspot.com!
Okeoke^^
tolong disebar~

*ganyante-_-

Thursday, February 24, 2011

Dream High :)

HALO. gatau kenapa pengen masukin sinopsis nya drama 'dream high'. tau kan dream high? itu loh yang ada suzy sama taec wkwkw. eh pas nonton ini saya jadi ngerasa mereka cocok :)) *padahal dulu gue sukanya minho-suzy :p*

gatau kenapa saya suka sama drama ini. sampe2 drama-nya aja gue download! *memorikuuuu T___T* ada juga beberapa episode yang minta dari temen wak. kenapa gue download ya? gatau. mungkin karena gue penasaran! hahahaha. sekarang gue lagi nunggu episode 15 *sigh* udah ada sih, tapi subtittle nya ga ada -___-'' percuma kalo gaada sub nya gue kaga ngerti mereka cincong apaan!

Oke, daripada bacot, saya masukin aja sinopsisnya:

Judul : 드림하이 / Dream High
Genre: Sekolah, romantis
Episodes: 16
Tayang di : KBS2
Masa Tayang: 3 Januari – 22 Februari 2011
Waktu tayang: Senin-Selasa 21:55

Sinopsis

Drama ini bercerita soal 6 orang siswa dari Kirin Art High School yg berusaha menggapai mimpi mereka menjadi bintang.

Kim Soo-hyun : Di drama ini dia berperan sebagai Song Sam-dong. Seorang pria dari kota kecil yg tinggal bersama ibunya. Sam Dong punya cita-cita sejak kecil memiliki pertanian sendiri. Tapi, tidak demikian, Sam Dong akhirnya suatu hari jatuh cinta pada seorang gadis dari Seoul, Hye Mi. Saking cintanya, dia akan melakukan apapun untuk Hye Mi (Suzy). Lalu, dia malah mengikuti gadis itu ke sebuah SMA seni, dimana akhirnya dia menemukan bakat terpendamnya dalam bidang musik dan memulai jalannya menjadi seorang bintang.

Suzy Miss A : Di drama ini dia menjadi Hye Mi, seorang gadis yg sempurna, karena dia adalah yg terbaik di segala hal. Tapi, kejelekannya, dia punya kepribadian yg kasar. Suatu hari, bisnis ayahnya bangkrut, dan dia pun menghentikan latihan vokalnya dan memutuskan untuk ikutan audisi untuk menjadi penyanyi pop di SMA seni Kirin. Padahal sebelumhya, Hye Mi itu amat menghindari profesi ini karena dia pikir profesi ini rendahan dan tidak menjanjikan.

Hyemi sendiri tidak suka penampilan Sam Dong yg acak-acakan seperti gelandangan. Akhirnya, Hyemi mengajak Sam Dong ke sebuah salon, untuk memotong rambut gondrongnya dan mengganti bajunya yg seperti gelandangan. Meski tadinya seperti mengacuhkan, Hyemi tetap tidak bisa menutupi kalau dia kagum dengan ketampanan Sam Dong setelah make over.

Taecyeon : Akan menjadi seorang pria muda yg jadi yatim piatu setelah ditinggal ibunya bernaa Jin Gook. Akhirnya, dia diasuh kakek dari ayahnya, seorang pebisnis dan CEO, tapi dia tidak mau tinggal bersamanya. Lalu, dia malah memilih jalan hidup sendiri. Yakni, menari bersama teman-temannya di jalanan dan akhirnya ikut audisi Kirin Arts School. Jin Gook nanti akan jatuh cinta pada Hyemi.

Eunjung T-Ara : Akan menjadi sahabat dekat Hye Mi. Namanya, Yoon Baek Hee. Di sini, peran Eunjung akan menjadi yg selalu dikesampingkan karena silaunya sinar popularitas Hye Mi. Eunjung akan jadi gadis yg selalu diacuhkan oleh orang-orang di sekitarnya bahkan oleh ibunya sendiri. Saking selalu membuntuti Hye Mi kemanapun, akhirnya mereka berdua sama-sama ikut audisi di SMA seni Kirin. Di sinilah dia memulai meraih mimpinya…

Wooyoung : Akan menjadi Jason, orang Korea yg kembali dari setelah lama tinggal di USA. Jason sangat berbakat dan sempurna dalam menyanyi dan menari. Tapi, dia tidak punya jiwa bersaing. Ya, bisa dibilang Jason ini orang yg easy going. Jadi, dia hanya ingin menikmati musik sebagai bagian hidupnya.

IU : Akan jadi gadis bernama Pil Sook. IU akan jadi gadis yg gendut, tapi punya bakat luar biasa dalam menyanyi. Karakter Pil Sook sendiri adalah gadis yg ceria, gendut tapi cantik dan sensitive, ya bisa dibilang akan jadi gadis yg tipikalnya gampang jatuh cinta. Pil Sook ngefans berat dengan Kim Hyun-joong. Bahkan saat konsernya Kim Hyun Joong dia dengan tanpa sadar berteriak, “Victory!” Lalu, dia diajak naik ke panggung. Saking gugupnya, dia sampe salah nyebut nama, dari Pil Sook jadi Pil-seung. Pil Sook malah jadi popular di antara fansnya Kim Hyun Joong. Pil Sook nantinya akan jatuh cinta dengan Jason.

Pemeran Lain

JOO (주)
Uhm Ki Joon
Lee Yoon Ji
Bae Yong Joon (cameo ep 1-4)
Park Jin Young (박진영)
Han Ji Hoo
Yoon Young Ah
Lee Byung Joon
Jun Ah Min (전아민)
Kim Hyun Joong (cameo)
Jo Sumi (cameo, ep 1)

Tim Produksi

Perusahaan pemroduksi: KeyEast, JYPE, and CJ Media
Produser: Bae Yong Joon, Park Jin Young
Penulis naskah: Park Hye Ryun (박혜련)
Sutradara: Lee Eung Bok

Cre : Joy News , Koreandrama.org, dramabeans

IndoTrans : HestyUnnie @AsianFansClub

CAUTION : MAY TAKE OUT WITH FULL CREDITS


Maap ya itu bahasanya *kata gue* gak banget -__-'' namanya gue juga ngopi dari asianfansclub :| saya juga udah pake credits jadi gaada yang bisa protes! hha!

pengen komen tiap pemainnya ih haha. oke, mulai~

Samdong: GANTEEEEEEEEEEEEEENG demi nyaaaaaa! udah mah polos, lugu ya ampun lah lucu banget. emang sih awalnya dia kan gondrong *itu juga udah ganteng*, pas dipotong jadi ganteng gitu aaaah. terus pas di episod 11 dia rambutnya di pendekin lagi jadi makin ganteng *dies* haha~ padahal cerita nya dia teh anak dari desa gitu alias ndeso *digampar* suka sama si hyemi dia wk cuma mending samdong ama gue aja AHAHAHAHAHAHAHAHA *dirajam*

Hyemi: suzyyy~ disini awalnya hyemi nyebelin. tapi kalo nonton pasti bakal dukung hyemi abis2an hahaha. cantik sih di drama ini, cuma kok badannya suzy di drama ini rada ndut dikit ya? *digampar lagi* cocok sama taec nih wahaha :)

Jin gook: rada bingung awalnya nama dia teh apa. Jin gook nama panggilannya doang, nama aslinya disini hyun shi hyuk~ temen masa kecilnya hyemi. pas udah gede ketemu lagi. dari episode 1 aja udah so sweet da mereka berdua hahaha aku dukung!!

Baek Hee: satu kata. RESE. sumpah ni orang rese abis di episode 2 sampe belasan! tapi dia sebenarnya baik. seperti biasa, saya tidak suka tokoh antagonis -___-''

Pil Suk: IU~ gue gak suka IU. tapi pas liat IU disini saya jadi.............................. suka. abis dia imut banget lah disini! disini awalnya dia gendut, tapi ntar jadi kurus :)

Jason: WUAHAHAHAH wooyoung! aku padamu! sumpah jason lucu banget, solmetnya si pilsuk. ganteng pula, bisa dance! aku dukung juga pilsuk-jasooon! sumpah mereka mah so sweet da! lucu liat mereka berdua :)) aku dukung sepenuhnya!!

itu dia tokoh utamanya. oh iya, nichkhun, chansung jadi cameo loh disini! eunhyuk ama teuk juga ;) KHJ juga ada noh~ banyak artis bermunculan nih... tapi sayang cameo doang.

tapi enak sih, drama make nya BB/GB, soalnya ceritanya pasti laku, ratingnya naik. haha


udah ah~ gatau lagi mau nulis apa wk

Monday, February 21, 2011

happy new year 2011 (?)

HUAHAHAHAHA sumpah! ini postingan pertama saya di tahun 2011 *ledakin LPG*
apa saya masih bisa ucapin happy new year? *dilempar sendal*. ahaha, oke ada beberapa faktor saya tidak memposting... ya karena males dan juga ya... males -_-
HAHAHAH harap maklum ya
ya sudahlah saya hanya greeting saja!

HAPPY NEW YEAR EVERYONE! *dilempar duren*