Saturday, September 26, 2009

new: part 35

uwoo lanjut ya kawaaan :D hhe. promosi ah... buka blog urang nu hiji deui nya :) ada cerita juga disonoh hhe.

PART 35^^

Elang mencari map putih yg dibilang ayahnya tadi. dan, ketemu. elang buru2 menaiki motornya dan melesat ke kantor ayahnya.
saat sampai... elang mengetuk ruangan ayahnya. "Ayah... ini Elang" kata elang di luar pintu.
"Masuk" terdengar suara ayahnya. Elang sedikit kaget melihat sosok perempuan yg sedang berbicara dgn ayahnya itu. perempuan itu tersenyum,
"Pasti ini elang.." katanya. elang pun 'sungkem' ke perempuan itu-ibunya-oik.
"Iya tante.." kata elang sopan.
"Ini anak pertama saya." kata Pak Tunggul sambil memegang pundak Elang.
"Oh ya? katanya bapak punya 2 anak. satu lagi mana?" tanya ibunya Oik.
"Ohh.. Cakka ya tante? lagi camping tuh sama sekolahnya.." jawab Elang. Elang tahu ayah pasti enggan menjawab.
"Ohhh... begitu. oh ya, bisa dilanjutkan pak?" tanya ibunya oik.
"Oh bisa bisa! elang, mana map putih yg tadi ayah bilang?" tanya Pak Tunggul. Elang menyerahkan map itu. Karena udah ga dibutuhin lagi, elang pamit.
"Ayah, tante... saya balik dulu ya." pamit elang. Ayah dan ibunya oik hanya mengangguk. 'hmm... anak yg sopan. cakep lagi... ckckck.. cocok nih sama oik..' batin ibunya oik. what?!

---

hari sudah mulai malam. ritual berkeliling di api unggun pun dimulai. ICPD pada ngantuk. mereka bosan. tapi mereka ingat akan misi mereka yang baru setengah jalan. setelah melakukan ritual malam, anak2 kembali ke tendanya masing2.
ICPD siih... tau sendiri lah, mereka lagi siap2 buat petualangan malamnya.
"Mendung lagi gak de??" tanya Irsyad yang melihat debo lagi ngecek keadaan alam.
"Iya kayaknya... haduh. makanya siap2 jas hujan lagi ajaaa" pesan Debo. semua mempersiapkan jas hujan. eh.. pas mau keluar taunya gerimis.
"Huaaa gerismis lagi cuuy!" kata Patton.
"Yaudah, pake skrg aja jas hujannya..." kata Cakka. mereka pun mengikuti saran cakka.

---

"Iiiiii gerimis lagi.." kata Gita meliaht keluar dari sela2 tenda.
"Haduh, gimana dong git?? aku kebeleet niiih" keluh oik yang sebelumnya minta ditemenin sama Gita ke toilet.
"Sama ik, aku juga kebelet.." kata Gita. mereka langsung mengarahkan pandangannya ke arah rahmi dan agni. mereka berdua pura2 tidur. mereka tau, oik sama gita mau minta temenin ke wc. rahmi sama agni males bgt. jadi deh mereka pura2 tidur.
"Terpaksa kita berdua doang git.." oik memutuskan.
"Ok ik... lo bawa senter kan?" tanya Gita.
"bawa.. lo bawa jas hujan?" tanya Oik juga.
"Bwa.. ya udah yuukk.." ajak gita. mereka pun keluar membawa senter dan memakai jas hujan.

untuk ke toilet, mereka harus melewati kemah cowok. dan ga sengaja ngeliat ICPD.
"Woooi!" seru gita sedikit berbisik. oik menyenteri mereka.ICPD kaget dan memberi kode biar mereka (oik dan gita) diam. oik dan gita pun mengangguk. patton mendekati GO.
(di percakapan ini mereka nomongnya sambil bisik2..):
Patton: "Ngapain kalian?"
Gita: "Harusnya gw yg nanya, kalian ngapain?"
Oik: "iya nih! ngapain hayoo???"
Irsyad: "rahasia lelaki. kalian ngapain dulu entar kita kasih tau"
Oik: "bener loh"
ICPD: "BENER!"
Gita: "kita mau pispiii..." *suara melemah*
ICPD: "hwkwkwkakakakakakka!!"
Oik: "iiihh kok malah ketawa?!"
Patton: "hhe sori,"
Cakka: "yaudah atuh, silahkan.."
Oik: "Takut"
Gita: "iya takut"
Debo: "Nih katanya cakka mau nemenin!" *sambil ngedorong Cakka*
Cakka: "*melotot* Debo!!! iiih! gak kok, gamau"
Patton: "hahahahahahaa.."
Oik: "nah, kalian mau ngapain?"
Cakka: "kitaa..."
Debo: "Mau..."
Patton: "menjalankan.."
Irsyad: "Misi"
*hening sejenak...*
GO: "MISI???"
ICPD: "sssst... rahasia.."
GO: "misi apa?"
Patton: "misii... ngg... misi..."

uwaa patton masih ragu! apa dia bakal ngasih tau ke oik dan gita?
apa reaksi oik dan gita?
BERSAMBUNG...^^

Thursday, September 24, 2009

new: part 34

anjir lah sumpah tadi padahal udah aku ketik taunya eror en ilang! aku jadi males lanjutin gara2 badmood. tapi apa daya? setengah dari hati aku mengatakan kalo aku harus lanjutin karena moodnya lagi bagus. loh?! katanya kan lagi bad mood. itu sebelah hati aku! ah sialan banget sih koneksi internet sekarang, mau nya di tabok kali ya mau gw. sialan banget. udah capek tau ngetiknya, eh pake erorr lagi. sialan sialan. mana lagi stress ga ada makanan dan juga bete abis dirumah. gak punya pulsa lagi. ah sumprit ini mah hayang dihajar ku urang. gilaaaa. heuh untung puasa udah selesai. skrg gw bener2 gondok abis. sialan banget, ah. stress, bad mood, sial. euh mana liat muka charlie st12 di tv makin bad mood aja. padahal tadi pas lagi ngetik adem banget. liat iklan IC 3 -- audisi jogja -- yang jelas2 disitu ade DEBO. eh taunya malah eror. udah mah eror liat muka charlie. makin gondok aja. yaudah. aku mau lanjut, tapi ga optimal kayak tadi. moodnya lagi ga banget. ah sial.

nyampe eror lagi gw banting ni leptop (eh jangan deng bukan punya gw masalahnya)
siipppoo. check this out.
PART 34 (wew udah nyampe part 30an^^)

"Ih ngeri ya tdi apa yg menumimpa oik" kata rahmi ketakutan.
"Iya ih. lapor guru ga ya?" tanya gita.
"jangan" oik menggeleng, "jangan. entar malah acara kemah ini dibubarin. padahal lagi rame. ih jangan ah. lagian aku yakin kita bakal baik2 aja kok" kata oik.
"Ya udah deh. tapi.. bener kan ik lo ga papa?" tanya gita.
"gak papa" kata oik sambil tersenyum.
^^^

cakka membawa sepatu om riyo yang ketinggalan. Debo melihatnya. ”lo nyolong dari mana sob? Kan udah papa bilang jangan ambil sepatu orang.,,” kata debo asal berlagak seperti papa-nya cakka. ”bau” kata debo saat merebut sepatu itu. Cakka merebutnya kembali. ”Gue ga nyolong. Gue nemu, itu sepatu si pelaku” kata cakka.
”Ih jadi inget cinderella” kata patton, menerawang. Memutar otaknya mengingat cerita cinderella.
”Eh iya bener2, di pelaku cinderella, cakka pangerannya! Uh so sweeeeeeeeet” kata irsyad muter2. Cakka melempar sepatu itu ke irsyad. DUAK.
“MAKASIH SYAD. Gila. Pelakunya tuh cowok bro, cowok!! Masa gue g**? Gak lah. Gue cowok tulen. Gelar pangeran sih emang cocok buat gue, nah cinderella nya siapa kek. Ganti” kata cakka, jadi mengikuti arah pembicaraan irsyad. Cakka juga jadi kebayang kalo cinderellanya tuh oik. Lho?!
”Mmmm... aku tau aku tau! Nanti aku colong sepatunya oik di tendanya, terus gue kasih ke elo. Nanti oik kan bakal nyariin tuh. Nanti elo datang dengan sejuta pesonaaa bahwa kau membawa sepatu oik.. hahahahahahahaha” patton menghayal. Terlalu tinggi. Cakka menimopuki patton dengan sepatunya.
”PATTON! Jail amat ih!” protes cakka. Dalam hatinya sih..
“cie cie… iya ton, gue setuju. Kalo gue script writer, gue bakal cepet2 buat scriptnya. Dan cakka-oik yg jadi pemeran utama hahaha" debo malah mendukung.
"So sweet tauk" kata icad.
"Iya, so sweet! tapi kenapa harus oik coba?!" kata cakka.
"kan elo suka ma dia" kata patton. cakka tercekat. cakka sendiri bingung.
"Kata siapa? ngawur, ngarang" kata cakka.
"Yeee lo yg bilang sendiri waktu itu kalo oik manis" kata icad sambil duduk di samping cakka. cakka terdiam sebentar.
"iya gue bilang. tapi bukan berarti gw suka dia" kata cakka. entah knp pipinya mulai bersemu merah.
"jangan boong." kata debo.
"Gue ga boong! lagian, masih ada kok yg manis slain dia" kata cakka.
"Siapa?" tanya debo, patton, dan icad. cakka terdiam. 'siapa ya?' jujur, dalam hati cakka yg manis cuma oik seorang. ga ada yg lain.
"M..." cakka menggumam.
"Nahlo! ga ada kan! udah deh cak, mengaku saja kau" kata patton.
"Engga" cakka tetap mengelak. menutup wajahnya dengan bantal.
"Ah cakka gak rame, capek ah" kata irsyad membaringkan tubuhnya.
"Iya capek. emm.. siap2 aja buat besok yaa" kata patton, semnagat. ia menatap jurnal kakeknya penuh arti.
"Masih mau lanjut?" tanya debo.
"Masih"
"Aaaaah. yaudah lah." kata debo ikut membaringkan tubuhnya.

---

sudah mulai siang. saatnya anak kelas 10 mengikuti kegiatan selanjutnya. yaitu outboaund. padahal... matahari masih terik.
"Aduuuhh. Matab kali ya kegiatan ini. Buset, matahari masih terik gini juga” protes abner sambil membenarkan letak topinya.
”tenang aja ner. Kata kak rafi outbound nya itu di hutan kok. Diasana teduh, enak temapatnya. Arena outboundnya udah terpasang disana. Jadi, yakinlah kawan kalau matahari yg terik ini tidak akan mengusik kita” kata Obito. Eh, obiet.
”Baku nian cara biacaramu” kata Abner sambil menatap obiet.
”hhe” obiet Cuma nyengir.

”oh yeah baby, outbound!” agni girang. Padahal udah beratus2 kali agni outbound.
”Jiaaah siagni” kata gita.
”Biasa, orang hutan” kata oik.
”Apa?! ORANG UTAN?” agni melotot.
”Bukan!! Orang-hu-tan. Beda dong cin” kata oik menjulurkan lidah.

Setelah bercakap2 ria, akhirnya mereka masuk hutan juga, dan benar di dalam hutan udah ada treknya. Disitu mereka ber-outbound ria. Bebas mau naik yang mana dulu. Asal berkelompok.

Acara itu sampai sore. Mereka udah kotoooor banget. Jadi sore ini dihabiskan untuk bebersih.

---

”Nah lo om! Gimana mau ngambil balik sepatu om itu! Mana ada di tangan kakak2 aneh itu” kata bast khawatir. Khawatir keberadaan mereka diketahui.
”tenang,” kata om riyo. Mengudek udek isi tasnya. Mengeluarkan sepatu baru. ”untuk sementara ini dia belum tau siapa om. Melihat om aja enggak. Dia juga udh mengerti. Dia ga akan mendekati oik untuk saat ini kok. Dia cukup pintar membaca suasana”.
”Tapi om terus pantau dia ya. Aku masih curiga sama dia”
”Namanya Cakka”
”Aneh banget. Yaudah, pantau kak Cakka! Jangan sampe deket2 lagi sama kak Oik”
”Tenang”

---

sudah jam 5. oik memakai jaket warna kuningnya. Ia melihat ke atas langit. ”ffuh.. mendung lagi” gumamnya.
Cakka yang lagi keluar tenda juga, tak sengaja melihat oik menatap langit. Yah, cakka jadi ga sadar kalo ngeliatin oik mulu. Ga tau kenapa, asyik aja ngeliatin oik.
Oik yang sadar diliatin seperti itu sama Cakka, memungut kerikil di dekat kakinya. TUK! Oik melempar kerikil itu ke arah Cakka. Tepat di kening Cakka. ”Aww” ringis Cakka. Melihat Oik sudah berkacak pinggang depan cakka.
”Enggak sopan! Liatin cewek kayak gitu ga baik tauk!!!” sembur Oik.
”Ehehehe, jangan ge-er lu. Gw ga ngeliatin elo!” Cakka malah mengelak.
”Jelas2 lo liatin gue! Udah ah capek” oik berbalik. Grep. Cakka memegang tangan Oik, Oik kaget setengah mampus. ”Tunggu” katanya. Oik ingin melepas tangannya cakka. Tapi... tuk tuk tuk!!! Cakka terkena leparan kerikil yg bertubi2. dan yang jelas bukan dari oik. Cakka melepas tangan oik. Oik pun pergi. Cakka mulai mengerti keadaan.

---

kita lihat keadaan di rumahnya Oik... mamanya oik sedang sibuk bertelepon dengan salah satu klientnya. Dan klient yang sedang mama oik ladeni adalah direktur sebuah perusahaan besar, Pak Tunggul (waduh).
”Apa? Ya, saya bisa ke kantor anda sekarang. Iya. Mungkin... 10 menit lagi saya bisa kesana. Ya, proyeknya sudah jadi, anda tinggal melihatnya. Oke, pak. Sore” klik. Mamanya oik menutup telepon. Ia bun bergegas mengambil beberapa map dari raknya, dan mulai masuk ke dalam mobil avanzanya.
---
sedangkan di kantor Pak Tunggul... ia menelepon seseorang, ”Halo? Elang? Ya. Ayah butuh kamu sekarang. Ambil map putih di meja kerja ayah. Iya. Iya. Sekarang ya” klik.

Ow... berarti, Pak Tunggul adalah ayah dari Elang? Alias Adik Cakka? Ya.
(bersambung....)

huuuhf. Capek. Liat part selanjutnya yaaa... :)

Monday, September 21, 2009

new: part 33

I'M BACK! OH YEAH BABY! hohoho. matur nuwuun yg udah doain gw.. thx a lot guys! :* oke, its time to continue my story! so, check it out! :
"duh, moga ga ketahuan deh.." kata cakka lagi. srek srek! terdengar sesuatu di semak2 di dekat cakka. cakka menoleh ke blkg. "apaan sih?" pikir cakka. ga ada apa2. "ah lupain .." batin cakka. fokus memantau keberadaan oik. tau-taunya. "cakka ketahuan! hahaha! dua lim.."
"awas!" oik didorong cakka kebelakang. ternyata ada sebuah damak yg hampir mengenai mereka berdua. "aduh. ada apa sih?" kata oik. cakka melihat ke arah damak itu berasal.
-
"ah, untuk smentara ini.. cukup berhasil" kata om riyo sambil mengisi sumpit (bkn alat makan)nya dgn damak (pelurunya). damak yg tadi ditembakkan dimaksudkan agar oik ga mendekat ke cakka, begitu pun sebaliknya.
-
"hei! keluar!!" kata cakka. oik mendekati cakka. jleb! ada damak lagi. "ik, ik! kayaknya lo jgn dketin gw dulu deh" kata cakka yg mulai bisa membaca keadaan. "knp?" tany oik. cakka menggeleng, "udah udah. pokoknya km ngejauh dulu. kamu kesana dulu aja, ntar aku nyusul.." kata cakka. oik mengangguk. oik pun berlalu. cakka ke arah semak2 yg dicurigainya.
-
"kabur!" bisik om riyo kabur. eh pas mau kabur sepatu om riyo nyangkut! dan ktinggalan gara2 panik.
-
cakka melihat ke semak2 tempat persembunyian nya om riyo. "ah sial dy udah pergi. dan bodohnya dia ninggalin sepatunya." kata cakka sambil mengambil sepatu nya om riyo. dia juga mengambil damak yg tadi hampir mengenai dirinya dan oik.
-
semua udah ketemu. oik lagi was2 apa yg terjadi kpd dirinya dan cakka. "cakka!" kata oik. ia ingin mendekati cakka. tapi.. jgn dekat2 bgt. takut ada damak lg yg menyerang. "tempat ini bahaya" kata cakka pada teman2nya. "maksud?" tanya debo. "liat ini" kata cakka menunjukkan sebuah damak. semua kaget. "benda ini hampir ngebunuh gw en oik." lanjut cakka. patton mengambilnya. lalu mengeceknya. "ffuh.. untungnya, ga ada obat biusnya!" kata patton. "ya, walau ga ada tetep aja sakit atuh kalo kena mah!" kata gita. "oya, ik, kmu.. ga papa kan?" tanya cakka menatap oik. oik tersenyum, "iya.. makasih ya tadi" kata oik. semua melihat ke ca-ik. "tadi ada apa?" kata semua. "ga ada apa2 kok hhe" kata oik. "ga ada apa2, hho" kata cakka. "pelit!".
-
mereka kembali ke perkemahan. masih jam 11-an. ternyata mereka bermain cukup lama. kita lihat ke ORAG..
"ik, lo ga kenapa2 kan?" tanya agni. "gak papa kok!" kata oik. "ih gila ya ada yg mau nyerang oik pas itu..! serem,"
bersambung..

Sunday, September 20, 2009

fasting day! its over ..

huaa, sebelum gw bner2 ov, gw mau ngucapin: MINAL AIDIN WAL FAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN. ya! please forgive me.. i'm sorry.. gomenasai. hiks..
maafin sgala kesalahan gw ya.. ehm.. trutama buat:
- my parents: udah bnyk nyakitin kalian ya? sering bgt.. maafin ya! aku khilaf! maafin..
- the flava: walau kita bersahabat, aku yakin masih ada uneg2 di antara kita. yah, aku tau aku nyakitin kalian! maaf ya? aku ga mau pecah lagi! maafin..
- my friends: yah.. aku tau kok, ada yg masih ga suka sama aku! well, maafin aku yah?? maafin! aku tau aku salah.. tapi, please maafin ya?
- my lilbro: hem. maafkan kakakmu ini ya yg ga becus. ga bisa ngasih contoh. maaf! tapi da bawaanny udah kayak gitu.. hiks
- all cast of IC: waah..! aku minta maaf bgt sama kalian! aku udah pake nama kalian buat cerpen atau cerita2ku. i'm sorry! tapi.. cuma kalian lah yg bisa mendorong aku buat bikin cerita! berkat kalian lah aku bisa dgn pd-nya ngepost cerita di salah satu fansite yg aku join! karna kalian juga, aku + temen2 aku jadi gak gampang nyerah dalam melakukan sesuatu. kalian memotivasi aku bgt. thx! >.<
- semuanya: aku minta maaf ya! semua! yg kenal sama aku atau pun tidak! maafin!!!

ehm. oke. skrg aku juga lagi ber sedih hati! aku jatuh sakit di hari nan fitri ini. padahal, udah beli baju buat lebaran. hiks.. mungkin ini hidayah dari allah kpd aku yg udah 'awful' bgt hidup nya. ya allah.. sembuhkanlah penyakit hamba mu ini ya allah.. ya allah.. sembuhkanlah.. :'(

doain ya bagi siapa pun yg baca blog ini.. mohon bgt do'a nya..
makasih bgt yg udah baca + mau maafin + mau doain. insyaallah kita semua masuk syurga .. amiiin..

sankyu .. luv u all

Saturday, September 19, 2009

new: part 32

wah ga kerasa udah part 30an lagi ya *mataberbinarbinar* lanjut atuh shel! he euh he euh. oyah.. gw akan jarang ol nih plen, gw jadi pembokat nih skrg! *pembantu udah ga kerja lg* have a nice day yaaa bagi yg bernasib seperti gw. . gomenasai!
bastian merebut teropong yg dipake ourel, "mana liat?!" bast meneropong.. "wah? mana kak oik yah?!" bast ikut kaget. "oik disana.." kata om riyo sambil meneropong ke arah ICPDORAG. "mana?? wah! iya! kak oik ngapain sama 4 cowok itu?!" bast panik. "tenang, serahkan saja sama om.." om riyo mulai membuka tasnya. mengeluarkan sesuatu. "khukhu" gumamnya.
-
"btw, kalian di sini ngapain?" tanya gita, saat ICPDORAG memutuskan untuk duduk2 di bwah pohon. itung2.. untuk mencairkan suasana dan mengakrabkan diri. "pengen! kalian sendiri?" debo balik nanya. "pengen juga! habis disini tempatnya enak.." jwb rahmi. "ehmbuat pacaran.." celetuk irsyad sambil berdehem. semua mata tertuju pada cakka-oik yg duduk sebelahan tapi jauhan (ngerti ga?) "apa?" tanya cakka. oik makin menggeser tempat duduknya. asalnya 3m dari cakka, jadi 8m (wah? jauh bgt..) "enggak! hhe" kata semuanya. oik-cakka cuma bisa diam. "enaknya.. ngapai ya disini?" tanya patton. "hide and seek yu!" ajak agni. "iih agni! rame juga" kata debo. "ikuuut!!" kata oik, gita, rahmi. "ayo dong, cowo ga boleh kalah.." kata debo menatap icad dan patton. "gw ikut!" kata icad. "me too" jwb patton. lalu IPD melihat ke arah cakka. "iya gw ikut," jwb cakka akhirnya. "yay!!" teriak IPD kayak anak kecil.
-
mereka melakukan gambreng. dan yg jaga adalah.. oik! "yaaah.. yauda deh! aku hitung ya!" oik mulai menghitung. ia menghadap pohon. matanya di tutup pake sapu tangannya patton. "1, 2, 3 .. 10.. 20.." oik menghitung. semua mencari tempat bersembunyi. (tunggu2, ini kan di padang rumput? yaudah ceritanya padang rumputnya itu dikelilingin hutan!)
-
"hm.. ah! sasaran ketemu!" kata bast saat menemukan cakka bersembunyi di semak2. "kita awasi dia!" kata bast lagi. om riyo ke tempat persembunyian cakka. dia juga jadi ikutan nyumput deh, cuma di lokasi lain.
".. 98.. 99.. 100!" oik selesai menghitung. oik melihat sekitarnya, sepi. oik pun mulai mencari. ia melihat ke atas pohon. ada rahmi disana! "waah! rahmi ketahuan! 25!" kata oik. "yaa, aku kira oik ga bakalan kpikiran aku nyumput d sini.." sesal rahmi, turun dari pohon. "yauda, aku cari yg lain dulu ya!" kata oik, meninggalkan rahmi.
cakka bersembunyi di semak2, lalu berkata, "fuh.. ktahuan gak ya?"
bersambung..

Friday, September 18, 2009

new: part 31

mood sedang naik! ayo semangat shel! *riweuhsorangan* ok. part 31.
debo en icad malah cengar cengir tanpa dosa. agni menaikkan lengan bajunya, tangannya mengepal. "agni mann.." icad mau ngegombal lagi. "jangan nge-gom-bal lagi! gw tonjok loe!" kata agni galak. oik memegang pundak agni. "udah ag.. sabar" bisik oik. "lagian, jail amat sih kalian! btw, cuma berdua? yg lain mana?" tanya oik. "patton en CAKKA lagi tidur siang tuh di atas" jwb debo dgn penekanan di kata 'cakka'nya. lagi ngeledek ceritanya. "ih biasa aja ngomong 'cakka' nya de!" kata oik malu. "hahaha! udah biasa kok. kalo kamu ga ada 'apa2' sama cakka harusnya ga usah marah dong!" debo menyudutkan oik. "iii enggak kok! udah ah!" oik menekuk mukanya, ngambek. "idih, ngambek!!" kata debo sambil ngikik bersama icad. tiba2.. BRUUUKH! terdengar suara 'something' jatuh dari pohon. eh, pas diliat, cakka jatoh dari pohon!! "cakka!" kata debo, icad dan oik. buru2 icad dan debo menghampiri cakka. cakka tak sadarkan diri. "cak?? cakka! lo ga papa kan?" kata debo panik. ga ada jawaban dari cakka. "cakka! jangan mati dulu.." kata icad mengguncang2kan tubuh cakka. masih ga ada respon. ORAG ikutan liat cakka. oik keliatan cemas bgt. "cakka? kamu ga papa kan?" kata oik lembut. perlahan mata cakka terbuka. "a.. aku ga papa.." kata cakka lemah. dalam hatinya cakka tersenyum. oik bernapas lega. begitupun yg lain. "kok aneh!" kata icad. semua melihat icad. "aneh kenapa?" kata oik. "pas oik bilang 'cak, km ga papa?' kok cakka langsung bangun ya?" kata icad sambil melirik cakka. cakka tercekat. "mm.. ga tau. kebetulan kali" jwb oik-cakka bersamaan. "a.. cie cie.." ledek RAG. muka caik memerah. ga tau mau jawab apa lagi. BRUK! terdengar suara 'something' jatuh lagi. "jgn bilang itu patton" kata gita. semua melihat ke sumber suara. "PATTON!" kata semuanya. cakka susah bangun, pantatnya nyeri. kayaknya memar di bagian pantat deh. akhirnya yg mendekati patton hanya ORAG, icad dn debo. patton juga enggak sadarkan diri. saat debo mau menyadarkan patton., patton bangun duluan. "lho? aku kok dibwah? loh? ada rahmi, oik, gita, agni? aku ga mimpi kan?" kata patton. "enggak! emang lo ga nyadar lo jatoh dari pohon?!" tanya icad. patton bangkit. "enggak" kata patton polos. "beuuh! berarti tidur lo nyenyak beud!" kata debo. "iya kali ya?" patton garuk2 kepala, belum bisa konek apa yg sebenarnya terjadi.
-
"ih? kak oik mana? kok ga ada di perkemahan?" tanya ourel saat meneropong.
bersambung..

new: part 30

(karna tanggung.. gw post sampe part 30! lagi mood nih -listening: lady gaga - love games- enjoy)
30.
ingin rasanya oik menginjakkan kaki disana. "mi, kesana yuk!" ajak oik girang. "yuk! baru aja mau ngajak.!" kata rahmi antusias. rahmi melihat ke belakang, melihat gita dan agni sedang menggaring. "git, ag, kesana yuk!" sahut rahmi. gita n agni mengangkat alisnya, "ha? kemana?" tanya agni. "kesana!" kata oik. gita melihat arah yg ditunjuk oik. "ih waw! mau! cuci mata, nih" kata gita. "yuk ah, dari pada menggaring di sini!" agni akhirnya setuju. ORAG pun menuju padang rumput itu.
-
"ada orang asing!" kata debo saat melihat ORAG masuk kawasan padang rumput. "waah! itu sih oik dkk!" kata icad. "kagetin mreka yuk!" kata debo jail. debo pun membisikkan sesuatu di telinga irsyad. "sip!".
-
ORAG melihat pohon yg dinaiki ICPD. tapi.. gak kelihatan tanda2 ICPD disana. jadi, ORAG mengira gak ada siapa2 disana. "wah.. pohon. duduk2 di sana aja yuk!" ajak gita menarik oik. "iya, iya! ayo ag, mi!" oik meneriaki rahmi dan agni yg tertinggal di belakang.
-
"sst.. mereka dateng.." bisik debo. "ok! tunggu mereka duduk dibwah.." balas icad (fyi: mereka masih di atas pohon).
-
"enak bgt disini! tenang. en kayaknya ga ada yg kesini selain kita" kata agni sambil duduk di bwah pohon. "enaknya ngapain?" tanya oik. "ya nge gosip" kata gita. "gosip aja terus! termasuk aku digosipin!" kata oik menjitak gita. rahmi tertawa. "ngomong2.. cuma kita doang disini ya?" tanya rahmi. agni membetulkan poninya, "iya kan udah aku bil.." kata2 agni terpotong saat sebuah buah kenari jatuh tepat di kepalanya. "ih! siapa yg lempar?!" kata agni melihat sekelilingnya. "jatoh dari atas mungkin" kata gita berusaha positive thinking. "gita sayang, ini tuh ABSOLUTELY NOT pohon kenari!" kata agni. pluk! kini buah kenari jatuh di atas gita. "ok, its seriously not funny!" kata gita ikutan marah. pluk! oik skrg yg kena sasarannya. "aduh! kayaknya ada org lain selain kita! jail bgt.." kata oik sambil mengambil buah kenari yg tadi jatuh ke kepalanya. "k.. keyla mungkin!" kata rahmi memperburuk keadaan. "ga mungkin! mana ada hantu di siang bolong" elak agni. tiba2 debo dan icad loncat dari pohon dan mengagetkan mereka. "WAAA!" kaget icad dan debo. jelas aja ORAG kaget + takut dan langsung berpelukan. "wkwkwkwk!" debo dan icad ketawa ngakak. agni membuka matanya. "ih!! kalian?!" kata agni kaget. "hei ho kalian ber-4! haha" sapa icad dan debo.
(ended with lady gaga - the fame)
bersambung

new: part 29

ohayou .. hiks, gw sakit lg nih.. jadi ga bisa nerusin cerita. oh god, i feel the pain inside.. hm, gw terusin tapi kayaknya ga bakal secepat dulu. ok?
29.
setelah sadar bahwa itu mr. dave, agni menyesal menyebutkan hal yg enggak2. lalu, mr. dave naik ke atas sebuah batu. "all right, children! kita mulai senam ini ya!! musik..!" mr. dave memberi aba2. semua dgn malas mengikuti gaya2 yg diberikan mr. dave. ada 1 orang yg bersemangat, abner. "ner.. semangat bgt?" kata olin yg baris disebelah abner. "ga tau sih olinman. . tapi.. gw lebih dapet feel senam itu dari mr. dave!" kata abner. olin hanya geleng2 kepala. stelah hampir 45 menit bersenam ria, mr. dave melakukan pendinginan. aneh bgt, mr.dave malah mempragakan org lagi balet- musiknya juga lagu blue danube. ya ampuun.. worst day deh! setelah pendinginan-gaya-balet selesai, para murid diperbolehkan mandi + ganti baju. dan setelah itu, mereka dibebasin mau ngapain aja!! yehahaha. asal mereka harus kumpul lagi di depan basecamp guru dgn lengkap.
-
OB mengamati. "ih.. gurunya aneh bgt! senam apaan?? kalo udah sma, aku g bkalan masuk skulnya ka oik" kata bast meneropong. "tapi gurunya asyik!" kata ourel. "iya sih, gokil" kata bast. hape bast berdering.. dari mamanya.
"halo ma? ha? perkembangan? kak oik baik2 aja. untungnya kak oik ga deket kaka2 yg waktu itu ma! oya ma, bast ktemu sama kaka2 itu lho ma! dari tampangnya emang cakep, tapi orgnya kayaknya jutek, dingin gitu deh! ha? namanya? ga tau sih mom. yg jelas berawal dari huruf C! oke. iya ma.. iya. dah mama!" pip. selesai conversation dgn mamanya. om riyo datang mendekati OB. "mamamu nelpon?" tanya om riyo. "iya. oh ya om.. kata mom, jgn biarkan kk2 itu ngedeketin oik!" kta bast. "iye. tnang aja" kata om riyo membuka tas hitamnya. didalamnya ada 1 set perlengkapan. "khukhukhu.. dgn alat2 ini.. pemuda itu akan sulit mendekati oik. mwahahaha..!".
-
ICPD memutuskan ke sebuah padang rumput yg enggak jauh dari sana. saat sampai, mereka menaiki sebuah pohon. "wuaah! dari sini semua keliatan!" kata debo berdiri di sebuah batang pohon. "ya emang.. udah ah. gw mw tidur siang zeet.." kata cakka. "gw juga ah!" patton ikut2an. "masih jam 9 juga! ya udah yu de, kita mah ngeliatin org aja!" ajak irsyad. debo mengangguk.
"ih gila bagus bgt!" kata rahmi
melihat padang rumput yg luaaas bgt. "eh iya! aduh. sayang cahya ga bisa ikut" kata oik ikut mengarahkan pandangannya ke arah padang rumput yg luas itu.
bersambung..